Kangen
Written on September 27, 2006 – 5:17 pm | by wahya
Setelah sangat berat melalui semuanya, dengan tergopoh gopoh membawa pikiranku ke dalam suasana yang tenang dan damai seperti semula, muncul harapan baru yang membuatku sedikit lega. Tuhan memang maha tahu. Seolah - olah dia telah mengatur semua jalan kehidupan yang ada pada kita.
Setelah apa yang terjadi dan menimpa aku, kini Tuhan berbaik hati memberikan jalan keluar, memindahkan dia bekerja dekat dengan tempat kerjaku. Aku hanya butuh jalan kaki untuk menemui dia nanti. Agak sedikit lega memang. Namun perasaan - perasaan curiga selalu bermunculan. Tapi aku sudah mengerti maksud Tuhan. Dia telah memberikan aku ujian yang berat, dan memberikan aku jalan untuk melewati setelahnya.
Aku kangen sama masa - masa dulu. Masa - masa di Surabaya. Ketika disana, kepercayaan sangat terjalin dengan erat. Tidak ada tingkah - tingkah aneh. Kalau ada masalah, banyak teman yang membantu untuk memecahkan masalahku.
I Miss u All, when we can do something like that again. Wake up in the morning, make a coffe an take a cigarete then talk about life. Sometime we talk together till the sun rise. Everyday is feel like haven with u friends. Friends, i miss u all, really.
3 Responses to “Kangen”
By Wira on Sep 27, 2006 | Reply
hmmm…
judulne mirip lagu dewa..
Ya tuhan, ampunilah orang2 yg sudah bertobat, berikan kedamaian dalam kehidupannya..
termasuk aku..
By DIPa on Sep 27, 2006 | Reply
Ini baru 1/2 AKHIR…dude. Prepare ur selp!
Ini makna explicit yg gw baca. Hidup harus disyukuri. Semakin keras kesedihan menimpamu, maka akan semakin dalam kebahagian itu akan dirasakan.
“bukannkah tanpa kesedihan, kedalaman kebahagiaan akan hilang ?”
(reff : gede prama)
Jadi, kapankah kehidupan ini pada AKHIR nya ?
By Agus on Sep 29, 2006 | Reply
Wah…
semua nya berat kayak nya nih…
wah…wah…
selamat berjuang aja bos…
J